Vanisa Desfriani: gangguan psikologis pada masa reproduksi (persalinan, nifas dan menopause)

Rabu, 13 Juni 2012

gangguan psikologis pada masa reproduksi (persalinan, nifas dan menopause)

Gangguan Psikologis Pada Masa Persalinan

Pengertian Persalinan : bagi seorang ibu persalinan merupakan suatu peristiwa yang memberi makna tersendiri yaitu rasa sakit secara fisik yang teramat sangat sekaligus perasaaan kebahagiaa yang sulit terungkap begitu tangis bayi terdengar.

Persalinan dapat di pengaruhi oleh :

  • iklim dan lingkungn sosial
  • pola hidup
  • kndisi otot-otot panggul 
  • kondisi psikis kesiapan ilmu dan mentalnya. karakteristik kepribadiannya
Macam-macam gangguan pada masa persalinan

  1. gelisah dan takut menjelang persalinan terdiri dari :
  • cemas terhadap proses persalinan
  • cemas terhadap kondisi bayi
  • cemas menghadapi rasa sakit
  • cemas terhadap mitos-mitos
  • takut mati
     2. gangguan bounding attachment

pengertian bounding attachmet/ keterikatan awal/ ikatan batin adalah suatu proses dimana sebagai hasil dari interaksi terus menerus antara bayi dan orang tua yang bersifat saling mencintai, memberikan keduanya pemenuhan emosional dan saling membutuhkan.

Gangguan Psikologis pada masa nifas

masa nifas adalah masa 2 jam setelah lahirnya plasenta sampai 6 minggu berikutnya, yaitu merupakan periode pemulihan kondisi fisik terutama bagian reproduksi dan pembersihan dari sisa-sisa darah sehabis persalinan.

Macam gangguan pada masa nifas
  • baby blues (post partum blues) yaitu merupakan kesedihan/kemurungan setelah melahirkan biasanya hanya muncul sementara waktu
gejala baby blues
  • cemas tanpa sebab
  • menangis tanpa sebab
  • tidak sabar
  • tidak percaya diri
  • sensitif
  • mudah tersinggung
  • merasa kurang menyayangi bayinya
cara mengatasinya :
  • pendekatan komunikasi teraperik
  • peningkatan support mental dukungan keluarga
gangguan psikologis pada masa menopause

  • peristiwa itu berlangsung terjadi ketika terjadi interaksi perubahan hormonal yang mendasar dengan peritiwa emosional
  • mengikuti perubahan sosial yang penting dalam peran dan struktur keluarganya
  • menopause berarti akhir dari masa haid
  • bagi kebanyakan wanita haid terakhir terjadi antara usia ke 50 & 51
macam-macam gangguan psikologis pada wanita menopause

-kartini (1992)
1. depresi menstruasi
  • perasaan-perasaan depresif selalu muncul bersamaan dengan datangnya siklus mentruasi setiap bulannya
  • merupakan menifestasi dari kepedihan hati dan kekecewaan, bahwa wanita yang bersangkutan menjadi kurang lengkap dan sempurna disebabkan berhentinya fungsi reproduksi dan haid
cara mengatasinya :
-memberikan dukungan sosial :
  • dukungan informatif
  • dukungan emosional
  • dukungan penghargaan
  • dukungan instrumental
2. maturbasi klitoris
ada kalanya pada wanita menopause timbul semacam seksual yang luar biasa, seksualnya menjadi hangat membara lagi dan menjadi sensitif sehingga melakukan masturbasi/onani kelentit

cara mengatasinya :
  • memberikan nasihat untuk memenuhi kebutuhan sex sehat
  • memberikan nasihat konsultasi dengan ahli kebidanan untuk terapi
  • konseling
  • komunikasi dengan suami
3. ide delirius
  • biasanya pada usia pubertas sudahmuncul predisposisi psikosomatis dan gejala psikis histeris, nafsu petualangan dan gangguan psikis lain.
  • pada usia klimakteris gejala tersebut akan muncul kembali (ide delirius 'kegilaan')
cara mengatasinya :
  • memberikan nasihat agar lebih mendekatkan diri dengan tuhan (beribadah)
  • memberikan nasihat untuk mengembangkan pikiran atau ide kearah positif dalam kehidupan
4. aktifitas hipomanis semu
  • merasakan vitalitas hidupnya jadi bertambah, jika dahulu menghindari dari kekerasan dan kesembronoan sekarang sebaliknya berani  menyerempet bahaya
  • merasa muda bagaikan gadis remaja
  • selalu punya keyakinan dan berambisi serta mampu memulai kehidupannya dari awal lagi
cara mengatasinya :
  • memberikan nasihat agar aktifitasnya mengarah pada hal positif seperti olahraga, mengikuti kegiatan sosial dll
  • mengikuti kegiatan dengan memperdalam kebudayaan atau bakat
5. infantile

  • perubahan kejiwaan yang dialami seorang wanita menjelang menopause
  • sifatnya menjadi kekanak-kanakan, mudah tersinggung, rasa tertekan karena takut menjadi tua.
6. insomnia
  • lazim terjadi pada waktu menopause
  • rasa tegang akibat berkeringat malam hari, wajah memerah dan perubahan lainnya
  • denyut jantung sampai 20 persen
cara mengatasinya :
  • kembangkan kebiasaan tidur dan menaatinya, membaca bacaan ringan, menonton tv dll
  • makan jangan terlalu kenyang dan jangan kurang karena akan mengganggu tidur
  • atur kenyamanan diri, pastikan ruangan tidak panas, dingin, kemudian kamar harus bersih dan rapih
  • batasi minum jangan terlalu banyak dll
7. gangguan konsep diri
  • konsep diri adalah semua ide, pikiran, kepercayaan dan pendirian yang diketahui individu tentang dirinya dn mempengaruhi individu dalam berhubungan dengan orang lain
  • konsep diri belum ada saaat lahir
  • berkembang secara bertahap
  • keluarga berperan dalam membantu perkembangan konsep diri ini.




3 komentar: