Selamat Idulfitri, Mohon maaf lahir dan batin ☺
a story about me
Ada satu cerita yang selalu di ulang-ulang tentang masa kecil sha. Waktu sha bayi, mama kaget karena pupnya banyak tulisan! sha gak ketauan makan koran 🤣
Lalu cerita bergulir tentang bapak yang waktu itu jualan koran dan mama yang baca koran setiap hari bahkan selama hamil, mengisi waktu dengan hobinya mengumpulkan foto putri diana dan menyusunnya menjadi kliping, bahkan jika sha buka album foto. Rambut mama saat itu di potong mirip putri diana saking ngefansnya.
Dari koran-koran itu pula sha bisa mendapatkan cerita apapun dari mama, mama memang hanya lulusan sekolah dasar, namun wawasannya sangat luas. Saat sha menanyakan banyak hal, mama selalu tahu jawabannya.
Membaca, satu hal yang amat sangat penting dan harus ditumbuhkan sejak dini. Mama mewariskan itu pada anak-anak nya. Bahkan kini, hadir anggota keluarga baru yang namanya kebalikan nama sha. syafani. Gadis berusia 7 tahun yang sejak juli lalu tinggal di rumah kami.
Baru masuk sekolah, lagi masa seneng-senengnya main sama temen. Dan sama seperti kebanyakan anak jaman sekarang, sering minta handphone. Sudah pintar main tiktok. Bawelnya minta ampun bikin rumah jadi ramai.
Baca buku? amat sangat susah. Cobaannya banyak, handphone, TV, dan begitu pula teman-temannya. Beberapa kali disodorin buku dongeng yang tersimpan di lemari, hanya di buka beberapa lembar udah nyerah 😅
Lalu kami kakak-kakaknya, bertugas bergantian baca buku, gambar, nulis setiap malam. Mudah terdistraksi banyak hal, alesannya banyak, pertanyaannya gak kalah banyak. Imajinasinya luar biasa sampe kita kesel tapi juga ketawa.
waktu baca nama-nama pulau di flash card. Dia bilang pulau komodo adalah pulau pasta gigi 😅 dia juga pernah cerita tentang perempuan dan laki-laki yang tidur bersama bakal pacampur getih (darahnya bercampur) itu yang dibilang temennya 🤣
Bener-bener harus hati-hati bicara apapun di dekat anak kecil, berbuat apapun, karena mereka bisa menyerapnya dengan cepat dan imajinasinya luar biasa, out of the box, diluar hal-hal yang jarang orang dewasa pikirkan.
Beberapa hari lalu sha baru tahu ada aplikasi let's read, aplikasi yang berisi dongeng-dongeng bergambar. Sha minta aa download aplikasi nya, aa ngerasa seneng banget waktu lihat ada option bahasa sunda ☺
Terus tadi pertama kali sha ajak dia baca buku di aplikasi Lets read ini. Dan ternyata anaknya suka! Bahkan baca sendiri meski terbata-bata.
Mengenalkan lagi bahasa dan kata-kata yang masih belum di mengerti. Saat ada kata lonceng, waktu membaca nyaring aja, meski ada gambarnya anaknya ternyata gak tahu apa itu lonceng (masih sekolah online, belum tahu apa itu lonceng sekolah) terus kami cari lonceng di youtube ☺
waktu baca judul buku Jadi apa, ya? dia dengan lantang bilang pengen jadi dokter. Sempet bilang pengen jadi dokter kaya tetehnya. Yaa, padahal mah tetehnya bukan dokter. Tapi imajinasinya nyampe ke sana.
Terus tadi, sempet titip pesen: "Nanti teteh bacain dede dongeng ya sebelum bobo, terus aja bacain dongengnya teh sampe dedenya bobo."
Let's read ini ternyata jauh lebih cocok buat dede dibanding baca buku langsung. Karena medianya handphone yang jauh lebih menarik buat anak sekarang.
Yang mau coba baca dongeng kaya dede, boleh download ya di sini. Share juga kalau emang suka ❤
Ada banyak hal yang selalu ingin sha ceritakan
Satu juta views
After years, akhirnya blog sha satu juta views bulan desember ini. Senang 😊
27 Tahun
Awal bulan ini sha 27 tahun! diawali dengan gerimis seharian. Desember selalu menjadi bulan yang menyenangkan seperti kata hasungwoon di lagunya "The story of desember". Bulan ini juga mama, sepupu, Kang daniel, dan beberapa teman sha bertambah umur. Semoga kita selalu sehat dan bahagia ya 😊
Belajar menjahit
Bulan september lalu sha ikut kelas menjahit, sebenernya ingin sha ceritakan dalam satu blogpost. Udah ngedraft tapi kok ya gak selesai-selesai nulisnya 😂
Beberapa kehilangan
Beberapa teman dan orang terdekat sha "dipundut ku nu Maha Gusti" a Anton Andriyana, yang saat terakhir kali bilang ama sha kalau dia bikin photo produk gratis di masa pandemi ini dan tiba-tiba datang kabar kalau sudah tiada. Om cepi, Nenek, teman kuliah sha, Orang tua murid yang baru dua minggu lalu bertemu. Rasanya, belakangan ini terlalu sering mendengar kabar duka.
Pekerjaan
Ada masa-masa dimana sha menangis hampir setiap hari, pekerjaan yang sha dapatkan akhir tahun lalu ternyata memiliki hal yang cukup bertentangan dengan hati nurani. Awalnya sha coba memaklumi dan memahami, namun ternyata sha merasa hal yang saat itu sha jalani sangat berat. Akhirnya sha memilih untuk resign karena sha tidak ingin diri sha berubah.
Ada banyak pertentangan dari orang lain karena katanya setelah sha tidak bekerja seperti saat ini, ilmu yang dibayar mahal-mahal saat kuliah tidak terpakai. Banyak orang yang berulang kali menanyakan apakah sha sudah punya pekerjaan baru? sha yang menurut pandangan mereka terlihat menyedihkan?
Tapi kenyataannya yang sha rasa justru berbeda. Hari dimana sha sudah berhenti bekerja menjadi hari-hari yang membahagiakan. Beban yang sebelumnya mengganjal terangkat begitu saja.
Bisnis baru
Sha mulai menjalani bisnis kecil dan rasanya menyenangkan. Rejeki yang didapat jauh lebih kecil dari saat bekerja, anehnya terasa lebih berkah karena apapun yang sha butuhkan dapat terpenuhi dan uang tabungan sha bertambah. Berbeda dengan saat bekerja, uang sha terasa habis begitu saja.
Do'ain semoga bisnisnya lancar yaa, dan dimudahkan rejekinya 😊
Masa pandemi ini datang dengan tiba-tiba, bagi sebagian orang menjadi rejeki yang tidak terduga karena omset bisnisnya naik. Bagi beberapa orang justru sebaliknya, omset turun drastis hingga tak memiliki penghasilan.
Bagi kita yang memiliki dana darurat, masih terasa aman karena memiliki pegangan. Bagi yang tidak memiliki pegangan, di berhentikan dari pekerjaan bahkan memiliki hutang yang harus dibayar hingga bannyak yang menjadikan pinjaman online sebagai salah satu jalan keluar.
Pinjaman online dengan tagline 10 menit cair, hanya dengan modal KTP. Menjadikan kita harus lebih waspada. Sebenarnya, apa sih yang perlu kita perhatikan sebelum mengajukan pinjaman online?
Reputasi lembaga keuangan
Tentu saja yang pertama adalah, dimana akan meminjam uang? Banyaknya aplikasi maupun website pinjaman online kita harus memilih mana yang memiliki reputasi yang baik. Juga terdaftar dan diawasi oleh OJK, serta sudah berapa lama beroperasi.
Suku Bunga, Plafon pinjaman, biaya lainnya
Sebelum mengajukan pinjaman, kita harus tahu berapa uang yang akan di pinjam dan kemampuan kita kedepannya untuk membayar pinjaman. Dari sana kita akan mencari lembaga keuangan dengan plafon pinjaman yang sesuai, cari yang memiiliki suku bunga rendah juga cek kembali biaya lainnya seperti biaya administrasi, biaya pelunasan lebih awal, denda keterlambatan dan lain-lain.
Jika bingung, kita tinggal gunakan saja simulasi kredit yang ada di website atau aplikasi lembaga keuangan.
Memenuhi persyaratan
Setelah kita cek hal diatas, hal lain yang perlu kita ketahui adalah persyatan mengajukan pinjaman online. Seperti di website Tunaiku, Tunaiku adalah salah satu situs pinjaman online yang sudah berdiri sejak tahun 2014. Tunaiku berada dibawah naungan Tolaram group dan merupakan salah satu produk Amar Bank dan terdaftar di OJK. Berikut persyaratan untuk mengajukan pinjaman online di Tunaiku:
Jika persyaratannya sudah sesuai dan lengkap, akan mudah untuk mengajukan pinjaman online.
Menggunakan refferal
Jika ingin mengajukan pinjaman, beberapa lembaga keuangan juga mengadakan program refferal seperti di Tunaiku yang mana cukup membantu dan menguntungkan
Metode pembayaran pinjaman
Bagaimana cara kita membayar angsuran pinjaman, apakah autodebit, lewat ATM, mobile banking, Internet banking, marketplace bahkan minimarket.
Lihat ulasan
Lihat juga ulasan para debitur yang pernah meminjam di lembaga keuangan tersebut.
Ingat! meminjam hanya untuk kebutuhan yang urgent. Bukan untuk keinginan apalagi demi sebuah gengsi.
Social Icons