TETANUS DAN TETANUS NEONATORUM
BATASAN
Penyakit toksemik akut yg disebabkan oleh eksotoksin Clostridium tetani
KLASIFIKASI
Manifestasi klinis : lokal, sefal, umum dan neonatorum
Berat-ringannya penyakit : I (ringan), II (sedang), III (berat), IV (sangat
berat)
PATOFISIOLOGI
Manifestasi klinis akibat g3 inhibisi presinaps yg menyebabkan generator of
pathological enhanced excitation
KRITERIA DIAGNOSIS
Riwayat trauma, pemotongan/perawatan tali pusat tidak
steril, tidak diimunisasi tetanus (tidak lengkap)
Derajat I
Trismus ringan–sedang, kekakuan umum, Spasme (-), Disfagia
(-)/ringan, g3 respirasi (-)
Derajat II
Trismus sedang, Kekakuan jelas, Spasme hanya sebentar,
Takipnea, Disfagia ringan
Derajat III
Trismus berat, Otot spastis, Spasme spontan, Takipnea,
Apneic spell, Disfagia berat, Takikardia, Aktivitas sistem autonom meningkat
Derajat IV (Derajat III + g3 autonom berat, Hipertensi berat
dan takikardia atau, Hipotensi dan bradikardia, Hipertensi berat atau hipotensi
berat
DIAGNOSIS BANDING
Abses gigi, parafaring/retrofaring/peritonsiler ;
Poliomielitis ; Meningitis bakterialis stadium awal ; Ensefalitis ; Rabies ;
Keracunan strihnin ; Efek simpang fenotiazin ; Tetani ; Epilepsi
TERAPI
Spasme sangat hebat → pankuronium bromid 0,02 mg/kgBB i.v.
diikuti 0,05 mg/kgBB/dosis setiap 2-3 jam
Bila terjadi aktivitas simpatis yang berlebihan, atasi dg
beta bloker (propanolol / alfa & beta bloker labetolol)
PENANGANAN DASAR
Antibiotik
- Penisilin prokain 50.000 IU/kgBB/kali i.m. tiap 12 jam, atau
- Ampisilin 150 mg/kgBB/hari i.v. dibagi dalam 4 dosis, atau
- Tetrasiklin 25-50 mg/kgBB/hari p.o. dibagi dalam 4 dosis
(maks. 2 g), atau
- Sefalosporin generasi ke-3, atau
- Metronidazol loading dose 15 mg/kgBB/jam selanjutnya 7,5
mg/kgBB tiap 6 jam, atau
- Eritromisin 40-50 mg/kgBB/hari p.o dibagi dalam 4 dosis
Catatan :
Tetanus neonatorum :
+ gentamisin 5-7 mg/kgBB/hari i.v. dibagi dalam 2 dosis
Bila ada sepsis atau pneumonia + antibiotik lain (metisilin,
sefalosporin dll)
Netralisasi toksin
- Human tetanus immunoglobulin (HTIG) 3.000-6.000 IU i.m. (u/
TN : 500 IU i.v.)
- Bila tidak tersedia, berikan anti tetanus serum (ATS)
50.000-100.000 IU, ½ i.m. dan ½ i.v. (skin test) (u/ TN 10.000 IU i.v.)
- Anti kejang
- Diazepam 0,1-0,3 mg/kgBB/kali i.v. tiap 2-4 jam, TN 0,3-0,5
mg/kgBB/kali
- Dalam keadaan berat : diazepam drip 20 mg/kgBB/hari dirawat
di PICU/NICU
- Dosis pemeliharaan 8 mg/kgBB/hari p.o. dibagi dalam 6-8
dosis
- Perawatan luka
- Dilakukan setelah diberi anti toksin dan anti kejang
PENANGANAN UMUM
(Bebaskan jalan nafas dan pemberian O2, stimulasi minimal)
PROGNOSIS
Tergantung skoring Black (1991)
Skor : 0-1
(ringan) --
kematian < 10%
2-3
(sedang) -- kematian 10-20%
4 (berat) -- kematian 20-40%
5-6
(sangat berat) -– kematian >
50%
Social Icons